Halo sobat! Wah, ini soal geometri yang sangat klasik dan sering muncul di berbagai kompetisi matematika. Soal ini menguji pemahaman kita tentang rasio luas segitiga dan garis cevian.
Pembahasan Soal: Perbandingan Luas Segitiga & Garis Cevian
- A. 1 : 19
- B. 1 : 25
- C. 4 : 19
- D. 4 : 25
📌 Petunjuk Penting (Hati-hati Pengecoh!)
Informasi Luas ABC = 25 cm² dan panjang AB = 10 cm pada soal ini sebenarnya adalah pengecoh (distractor). Karena yang ditanyakan hanyalah perbandingan luas, kita tidak perlu menghitung nilai absolutnya. Kita cukup fokus pada rasio perbandingan sisi-sisinya saja!
Teorema Routh diciptakan khusus untuk mencari rasio luas segitiga yang terbentuk dari perpotongan tiga garis cevian. Jika titik D, E, F membagi sisi-sisi segitiga dengan rasio x, y, z, maka rumusnya adalah:
Diketahui dari soal bahwa x = y = z =
- Pembilang: (23×23×23− 1)² = (827− 1)² = (−1927)² =361729
- Penyebut: Karena rasionya sama, ketiga kurung nilainya sama. (23×23+23+ 1) =49+69+99=199. Karena ada tiga kurung, penyebutnya dipangkatkan tiga: (199)³ =6859729
Maka perbandingannya adalah:
Misalkan Luas ΔABC = L. Segitiga ABC tersusun dari 3 segitiga sudut (ΔABQ, ΔBRC, ΔCAP) dan 1 segitiga tengah (ΔPQR). Kita cari luas salah satu segitiga sudutnya, yaitu ΔABQ:
- Luas ΔABE: Titik E membagi AC dengan CE : EA = 2 : 3. Artinya alas AE = 35dari AC. Maka, Luas ΔABE =35L.
- Posisi Q dengan Menelaus: Tinjau ΔBCE dipotong garis A-Q-D.
(BDDC) × (CAAE) × (EQQB) = 1 → (23) × (53) × (EQQB) = 1 →109× (EQQB) = 1.
Didapat EQ : QB = 9 : 10. Ini berarti BQ adalah1019bagian dari garis BE. - Luas ΔABQ: Karena berbagi tinggi, Luas ΔABQ = 1019× Luas ΔABE =1019×35L =619L.
- Luas ΔPQR: Karena simetris, ketiga segitiga sudut luasnya sama. Total ketiganya = 3 × 619L =1819L.
Sisa luas di tengah (ΔPQR) = L −1819L =119L.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar